Ingin Tutup Kartu Kredit? Lakukan Lima Hal Ini Dulu!

Jika kamu ingin menutup salah satu kartu kredit kamu, jangan hubungi perusahaan kartu kredit terlebih dahulu. Bertindak terlalu gegabah dapat merusak skor kredit kamu dan menyulitkan untuk tetap teratur ketika beralih ke kartu kredit yang baru. Sebelum kamu tutup kartu kredit yang kamu miliki, ada baiknya jika kamu memperhatikan pada beberapa hal penting yang memang tidak boleh untuk kamu abaikan begitu saja. Termasuk hal-hal penting yang tidak akan merusak skor kamu meskipun kamu telah menutup kartu kredit kamu.

Membatalkan kartu kredit lebih dari sekadar memotongnya menjadi dua. Sebelum melakukannya, pastikan kamu membuat keputusan yang tepat untuk skor kredit kamu. Kemudian ambil langkah-langkah untuk menjaga transisi ke kartu baru sesempurna mungkin. Dengan melakukan cara terbaik dan benar, maka kamu dapat menutup kartu kredit kamu tanpa mengurangi skor kamu.

Berikut ini ke 5 hal penting yang harus dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum tutup kartu kredit kamu, yaitu:

  1. Memahami bagaimana penutupan kartu kredit mempengaruhi kredit kamu

Menutup akun kartu kredit kamu dapat berdampak negatif pada skor FICO kamu dalam dua cara. Pertama, menurunkan total kredit yang tersedia, yang dapat meningkatkan rasio pemanfaatan kredit kamu. Rasio ini sangat mempengaruhi 30% dari skor kredit kamu yang ditentukan oleh seberapa banyak kamu berhutang. Jika membatalkan kartu membawa rasio kamu di atas 30%, skor kredit kamu mungkin menurun. Membatalkan kartu kamu juga dapat melukai kredit kamu karena mempengaruhi panjangnya riwayat kredit kamu, terutama jika kamu sudah memiliki kartu untuk waktu yang lama. Meskipun sejarah positif pada kartu tertutup akan tetap ada di laporan kredit kamu hingga 10 tahun, akun yang ditutup umumnya tidak memperhitungkan skor kredit kamu sebanyak akun terbuka.

  1. Bernegosiasi dengan penerbit kartu

Biasanya lebih mahal bagi perusahaan untuk menemukan bisnis baru daripada mempertahankan pelanggan saat ini. Jika kamu membatalkan kartu karena tingkat bunga terlalu tinggi atau kamu tidak ingin membayar biaya tahunan, pertimbangkan untuk menelepon penerbit untuk menanyakan apakah mereka akan menurunkan tarif atau membatalkan biaya tahunan yang akan datang. Taktik ini tidak akan selalu berhasil, tetapi itu patut dicoba, terutama jika kamu memiliki sejarah panjang dengan emiten.

  1. Pindahkan pembayaran otomatis kamu ke kartu yang berbeda

Jika negosiasi tidak berhasil atau kamu tidak puas dengan apa yang ditawarkan emiten, mulai bersiap-siap untuk memindahkan pembayaran otomatis kamu ke kartu lain. Periksa dua atau tiga kartu sebelumnya dan identifikasi biaya yang merupakan pembayaran otomatis. Kemudian hubungi perusahaan-perusahaan tersebut atau perbarui informasi kartu kamu melalui akun online kamu untuk memastikan kamu tidak melewatkan pembayaran apa pun di masa mendatang. Jika kamu lupa memperbarui kartu untuk satu atau lebih pembayaran berulang, perusahaan yang bersangkutan kemungkinan akan mengirimi kamu email untuk memberi tahu kamu bahwa kartu kamu ditolak. Namun, jika email itu mendarat di folder spam kamu, kamu bisa kehilangan langganan atau tertabrak biaya keterlambatan. Jadi penting untuk teliti.

  1. Bayar kartu secara penuh

Sebagian besar emiten umumnya tidak mengizinkan kamu untuk menutup akun kamu sampai kamu melunasi saldo terhutang. Ini termasuk semua transaksi yang tertunda. Jika kamu memiliki saldo besar pada kartu kredit berbunga tinggi, kamu mungkin juga memilih untuk mentransfer saldo ke kartu kredit berbunga rendah atau kartu yang memiliki periode pengantar APR 0% sehingga kamu dapat menghemat bunga saat melunasi utang kamu keseimbangan. Jika, karena alasan tertentu, kamu dapat membatalkan kartu dengan transaksi tertunda terbuka, ingat bahwa kamu masih dapat membayarnya. Penerbit kartu kemungkinan akan mengirimi kamu pernyataan akhir, tetapi mungkin membantu menjadi proaktif dan memeriksa akun online setelah membatalkan untuk memastikan kamu tidak berhutang apa pun.

  1. Periksa akun secara berkala untuk mengikuti pengembalian dana

kamu biasanya dapat meminta pengembalian dana untuk masuk ke kartu lain jika kartu yang kamu gunakan untuk melakukan pembelian ditutup, tetapi kamu mungkin mengalami situasi di mana pengembalian dana telah diproses atau kamu bahkan tidak sadar bahwa kamu menerimanya . Meskipun kamu telah menutup akun kamu, kamu mungkin masih memiliki akses terbatas ke online. Masuk dari waktu ke waktu untuk memastikan kamu tidak melewatkan sesuatu.

Meskipun membatalkan atau tutup kartu kredit dapat merusak skor kredit kamu, itu mungkin masih sepadan. Misalnya, jika itu akun baru, jika memiliki biaya tahunan, dan jika kamu tidak sering menggunakan kartu atau kamu tidak dapat mengontrol pembelanjaan kamu, manfaat pembatalan mungkin lebih besar daripada biayanya. Meskipun kamu ingin tutup kartu kredit kamu, namun jangan sampai kamu melupakan pada beberapa hal-hal penting yang ada di atas.

Leave a Reply